LUMAJANG - Setiap tahun, masyarakat Tengger, Jawa Timur, merayakan tradisi Kasada sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada Tuhan.
Tradisi yang diwariskan turun-temurun ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan budaya di kawasan Bromo Tengger.
Dalam perayaan Kasada, warga Tengger melakukan persembahan kepada Sang Hyang Widhi, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, sebagai bentuk rasa terima kasih atas hasil panen dan doa untuk keberkahan di masa mendatang.
Tradisi ini juga melibatkan ritual unik, di mana warga membuang sesaji ke kawah Gunung Bromo.
Baca Juga: Lantunan Musik Ukulele Meriahkan Kedatangan Presiden Jokowi di Pantai Semau, Papua
Puncak perayaan terjadi pada malam purnama di bulan ke-12 kalender Tengger, menandai momen sakral bagi masyarakat setempat.
Para warga berkumpul di Pura Luhur Poten, tempat ibadah utama di kawasan tersebut, untuk melakukan doa bersama dan memohon keselamatan.
Selain itu, dalam tradisi Kasada, terdapat pula kesenian ludruk atau wayang kulit yang menggambarkan kisah-kisah epik lokal.
Hal ini tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Tengger.
Baca Juga: Tari Godril Lumajangan: Perpaduan Kultur Jawa-Madura yang Mengesankan
Meskipun tradisi Kasada sudah berlangsung ratusan tahun, tetapi semangat dan kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya terus memukau wisatawan yang datang menyaksikan.
Pemerintah setempat pun berusaha menjaga dan mengembangkan tradisi ini sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dilestarikan.
Dengan keunikan dan kekayaan tradisi Kasada di Bromo Tengger, masyarakat setempat tidak hanya mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik pariwisata yang memperkaya pengalaman wisatawan yang datang menjelajahi keindahan alam dan budaya Jawa Timur. ADM
Artikel Terkait
Manfaat Luar Biasa Konsumsi Jus Setiap Hari Bagi Kesehatan
Pembebasan Warga Palestina dan Israel Serta Kondisi Gencatan Senjata di Gaza
Lowongan Kerja Perum Bulog: Peluang Emas bagi Lulusan SMA/SMK, Diploma, dan Sarjana
Dumas Presisi: Polri Hadirkan Layanan Publik 24 Jam dalam Genggaman