Senin, 2 September 2024

Tradisi Kasada di Bromo Tengger: Kearifan Lokal dalam Persembahan dan Pemujaan

- Sabtu, 25 November 2023 | 15:48 WIB
Setiap tahun, warga Tengger, Jawa Timur, memeriahkan tradisi Kasada sebagai bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada Tuhan, menggambarkan kekayaan budaya dan spiritualitas dalam kehidupan sehari (agenwisatabromo)
Setiap tahun, warga Tengger, Jawa Timur, memeriahkan tradisi Kasada sebagai bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada Tuhan, menggambarkan kekayaan budaya dan spiritualitas dalam kehidupan sehari (agenwisatabromo)

LUMAJANG - Setiap tahun, masyarakat Tengger, Jawa Timur, merayakan tradisi Kasada sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada Tuhan.

Tradisi yang diwariskan turun-temurun ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan budaya di kawasan Bromo Tengger.

Dalam perayaan Kasada, warga Tengger melakukan persembahan kepada Sang Hyang Widhi, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, sebagai bentuk rasa terima kasih atas hasil panen dan doa untuk keberkahan di masa mendatang.

Tradisi ini juga melibatkan ritual unik, di mana warga membuang sesaji ke kawah Gunung Bromo.

Baca Juga: Lantunan Musik Ukulele Meriahkan Kedatangan Presiden Jokowi di Pantai Semau, Papua

Puncak perayaan terjadi pada malam purnama di bulan ke-12 kalender Tengger, menandai momen sakral bagi masyarakat setempat.

Para warga berkumpul di Pura Luhur Poten, tempat ibadah utama di kawasan tersebut, untuk melakukan doa bersama dan memohon keselamatan.

Selain itu, dalam tradisi Kasada, terdapat pula kesenian ludruk atau wayang kulit yang menggambarkan kisah-kisah epik lokal.

Hal ini tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Tengger.

Baca Juga: Tari Godril Lumajangan: Perpaduan Kultur Jawa-Madura yang Mengesankan

Meskipun tradisi Kasada sudah berlangsung ratusan tahun, tetapi semangat dan kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya terus memukau wisatawan yang datang menyaksikan.

Pemerintah setempat pun berusaha menjaga dan mengembangkan tradisi ini sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dilestarikan.

Dengan keunikan dan kekayaan tradisi Kasada di Bromo Tengger, masyarakat setempat tidak hanya mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik pariwisata yang memperkaya pengalaman wisatawan yang datang menjelajahi keindahan alam dan budaya Jawa Timur. ADM

Editor: Syamsudin MPI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

"Layar Tancep Reborn" di GGM Majalengka

Minggu, 28 Juli 2024 | 22:49 WIB

Unik! Ini Sejarah Tari Topeng Kaliwungu Lumajang

Jumat, 19 April 2024 | 09:00 WIB

Apa Kabar Farel "Ojo Dibandingke"

Sabtu, 6 April 2024 | 09:49 WIB
X